Home » » Kisah Pengemis Yahudi Buta & Nabi Muhammad

Kisah Pengemis Yahudi Buta & Nabi Muhammad

Telah kita ketahui bersama bahwa nabi Muhammad memiliki sifat yg sangat mulia. Dan beliau adalah pribadi yang sangat suka menolong orang lain, nah pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan bagaimana kemuliaan nabi muhammad ketika ia berhadapan dengan seorang pengemis yahudi buta yg selalu menghinanya.

Alkisah, hiduplah Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi ia lalui dengan selalu berkata "Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya".


Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, "anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan", Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja". "Apakah Itu?",tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana", kata Aisyah r.ha.

Ke esokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "siapakah kamu ?". Abubakar r.a menjawab, "aku orang yang biasa". "Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku", jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri", pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.

Nah inilah kisah itu sobat, dari kisah di atas kita bisa mengambil hikmah, bahwa setiap perbuatan yg kurang menyenangkan yg kita dapatkan dari orang lain bukan menjadi alasan bagi kita untuk memusuhi orang tersebut, Allah SWT berfirman, secara singkatnya begini, berdakwalah kejalan tuhanmu dengan hikmah dan nasehat yg baik dan lawanlah mereka yg tidak menyukaimu dengan cara yg baik pula. That all Bro..


Terlepas dari apa martabat hadist dari kisah pengemis Yahudi buta dan nabi muhammad ini
cerita ini hanya sekedar cerita, Tujuan dari sebuah cerita adalah untuk di ambil hikmahnya tidak ada
lainnya. walaupun kisah ini kita dapat dari cerita umat terdahulu. selagi sesuai dengan prinsip keuniversalan islam kita bisa menuliskan cerita itu agar di ambil hikmahnya.

Jadi bagi siapa yang mengatakan bahwa cerita ini adalah cerita palsu. Tolong hargai mereka yang berfikir berbeda tentang cerita ini. Dan yang terpenting, Stop mengatakan bahwa penulis sudah menyebarkan cerita palsu, dan perlu diingat ini hanya sebuah cerita yang dalam pepatah arab "Laisal khabaru kalmu' yanah" maksudnya  terkadang suatu kabar/cerita itu tidak seperti apa yang sebenarnya terlihat..  dan perlu diingat lagi cerita ini tidak berkaitan dengan hukum hukum yang kot'i dalam islam  seperti penyelewengan aqidah dan lain-lain, yang berpotensi untuk menyesatkan pembaca  Jadi sudah jangan ribut, bagi yang yakin 100% ini cerita hoax bin palsu mohon diclarifikasi dengan  menulis artikel yang baik dan ilmiah. jangan asal ngomen gak jelas dan gak ada solusi yang akan membuat orang yang berkomentar sendiri terlihat bodoh dan tidak berkualitas!!!  Terimakasih.... 

81 comments :

  1. Iya Bro na setuju, nabi muhammad adalah orang yg suka menolong dan berhati mulia karna itulah kita harus menjadikannnya teladan terbaik dalam hidup kita....

    BalasHapus
  2. Ya Begitulah bro, nabi Muhammad adalh contoh terbaik bagi kita dalam kehidupan, dalam politik dan dalam segala hal....

    BalasHapus
  3. disitulah susahnya kita dapat air tuba berat bener mo kasi susu..ujian yg berat sekali

    BalasHapus
  4. Ya Bro Bill, Ujuan yg sungguh berat sekali

    BalasHapus
  5. Postingan menarik bro, klo bisa perbanyak lagi tulisan islamimu.. biar mantab...

    BalasHapus
  6. maka sangat jelaslah dengan apa yang saya pegang...

    mudah2an semuanya bisa menjadi orang hebat :
    orang yang hebat adalah orang yang bisa menerima kekurangan orang lain

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum ,,,,
    Waduh coba bayangkan kalau kita yang dihina mungkin kita nggak bakalan ngasih makanan ke pengemis itu ....
    tapi itulah keindahan akhlak nabi muhammad .... dia tetap memberikan makanan ke pengemis itu karena dia berbelas kasihan ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. udeh gue kasih racun tikus tuh nasinye, bebuse bebuse dah tuh nenek

      Hapus
  8. Nabi muhammad bisa kita jadikan teladan kita

    BalasHapus
  9. Subhanalloh ,,,
    SEmoga kita semua bisa meneladani Rasulullah Saw ,

    BalasHapus
  10. sungguh tauladan yg baik YA Nabi Muhammad SAW..
    subhanaAllah..

    BalasHapus
  11. Allahumma shali 'ala muhammad wa ala 'ali muhammad.

    BalasHapus
  12. Maaf..Saya pernah baca di tulisan lain,bahwa cerita itu tdk benar,bayangkan seorang sahabat spt abubakar r.a. Berbohong demi mengatakan dia orang yg biasa memberi makan?Apa ruginya kalo dia jujur?Setahu saya shbt rosul tdk akan spt itu,coba cerna lagi.Kalau saya salah mhn dimaafkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komen bodoh...makanya belajar lagi..jangan-jangan bukan muslim ni orang..???

      Hapus
    2. Ni cerita luar biasa...mantaaap.Menggugah hati yang mengeras..

      Hapus
    3. Mas Heru, coba cari matan dan sanadnya dulu. Cerita ini memang memuat nilai moral, tapi kalau memang cerita ini palsu dan membawa nama Nabi Muhammad kan bukan kebaikan yang didapat tapi merupakan kebohongan yang berujung dosa besar.

      Hapus
  13. @ Dr. V, Terimah kasih atas komentarnya, tapi menurut saya abu bakar bukannya berbohong tapi dia terlalu jengkel dengan orang buta yang menghina rasullualah tersebut, bahkan dalam suatu riwayat abubakar addalah orang yg paling berani..

    mari bersama baca kisah ini

    " Al Bazzar meriwayatkan dalam kitab Masnadnya dari Muhammad bin Aqil katanya, "Pada suatu hari Ali bin Abi Talib pernah berkhutbah di hadapan kaum Muslimin dan beliau berkata, "Hai kaum Muslimin, siapakah orang yang paling berani ?"
    Jawab mereka, "Orang yang paling berani adalah engkau sendiri, hai Amirul Mukminin."
    Kata Ali, "Orang yang paling berani bukan aku tapi adalah Abu Bakar. Ketika kami membuatkan Nabi gubuk di medan Badar, kami tanyakan siapakah yang berani menemankan Rasulullah s.a.w dalam gubuk itu dan menjaganya dari serangan kaum Musyrik ? Di saat itu tiada seorang pun yang bersedia melainkan Abu Bakar sendiri. Dan beliau menghunus pedangnya di hadapan Nabi untuk membunuh siapa sahaja yang mendekati gubuk Nabi s.a.w. Itulah orang yang paling berani."

    "Pada suatu hari juga pernah aku menyaksikan ketika Nabi sedang berjalan kaki di kota Mekah, datanglah orang Musyrik sambil menghalau beliau dan menyakiti beliau dan mereka berkata, "Apakah kamu menjadikan beberapa tuhan menjadi satu tuhan ?" Di saat itu tidak ada seorang pun yang berani mendekat dan membela Nabi selain Abu Bakar. Beliau maju ke depan dan memukul mereka sambil berkata, "Apakah kamu hendak membunuhorang yang bertuhankan Allah ?"
    Kemudian sambil mengangkat kain selendangnya beliau mengusap air matanya. Kemudian Ali berkata, "Adakah orang yang beriman dari kaum Firaun yang lebih baik daripada Abu Bakar ?" Semua jamaah diam sahaja tidak ada yang menjawab. Jawab Ali selanjutnya, "Sesaat dengan Abu Bakar lebih baik daripada orang yang beriman dari kaum Firaun walaupun mereka sepuluh dunia, kerana orang beriman dari kaum Firaun hanya menyembunyikan imannya sedang Abu Bakar menyiarkan imannya."

    note: benar atau tidaknya kisah ini tetaplah ini kisah yang bermanfaat, tapi menurut saya ini kisah yang benar dan cerita ini sudah saya ketahui lama sekali..

    Thanks...

    BalasHapus
    Balasan
    1. http://insan-awam.blogspot.com/2013/07/hadits-palsu-kisah-pengemis-yahudi-buta.html

      Hapus
  14. W.Djunaidi
    Subhanallah ....

    BalasHapus
  15. Anonymous @ Walhamdulilah bRO W.Djunaidi

    BalasHapus
  16. saya pernah membaca artikel ini sebelumnya di internet. dan setiap membacanya, entah kenapa saya selalu menitikkan air mata.

    artikel ini memberikan saya pelajaran utk bersikap ikhlas. juga semangat menebarkan kerukunan kepada mereka yang berbeda agama dengan kita.

    thanx my prophet!

    BalasHapus
  17. arif wachyudin said...@iya gan, ceritaini udah diinternet sekianlama..tapi masih enak di dengar ... dan
    artikel ini memberikan saya pelajaran utk bersikap ikhlas. juga semangat menebarkan kerukunan kepada mereka yang berbeda agama dengan kita.

    BalasHapus
  18. itu sumbernya dari mana certa dgn pgmis yahudi buta itu?? makasih...tlng klo bisa jawabny dkirim k

    BalasHapus
  19. memang da'wah itu ga selalu harus bicara,tapi yg dengan amal & akhlak,itu lebih utama.

    BalasHapus
  20. Sumbernya dari buku kisah telada -teladan...
    dan kisah ini udah tersebar luas di dunia maya...
    jadi gak perlu lagi diragukan kebenarannyha...a

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buku kisah teladan-teladan itu karangan siapa?
      sumber nya dari mana?

      Dari kecil saya diajari kehebatan Alm. Soeharto dalam menumpas G30S PKI, kemudian hingga terbit SUPERSEMAR. Itu hampir nyata! bukan hanya sekedar buku.
      Juga sudah tersebar luas..

      Bung! Sadarilah.. siapa pun bisa mengarang dan menyebarluaskan cerita sepanjang itu menarik khalayak ramai!

      Hapus
    2. Udahlah Bung..
      gak usah didebatkan
      kalo suka dibaca
      kalo gak ya udah :D

      yg jelas saya gak bohong
      bung, cerita ini saya ambil dari
      kisah teladan, dalam versi pdf

      Hapus
    3. Mohon disertakan perawi cerita supaya tidak menjadi fitnah…ana tunggu ya

      Hapus
    4. saya gak tau perawinyaaa...
      yang jelas, saya mengutip cerita ini dari
      kisah-kisah teladan islam versi pdf..
      sudah jelaskan...
      kalo kurang jelas
      tolong dicari sendiri perawinyaa...
      kalo gak mau nyari ya udah jangan ribuuuutttttt!!!!!!!!!!!

      Hapus
    5. http://insan-awam.blogspot.com/2013/07/hadits-palsu-kisah-pengemis-yahudi-buta.html

      Hapus
  21. saya membaca kisah ini sangat terharu..

    sampai membasahi pipi,,karena air mata saya

    BalasHapus
  22. Terharu saya membaca kisah ini.....

    BalasHapus
  23. share ya untuk ilmu sesama kita

    BalasHapus
  24. Saudaraku... Dakwah Islam dibangun atas dasar Ilmu yang haq dan jelas. Dakwah Islam bukan hanya bertujuan supaya air mata menetes karena terharu. Betapa banyak aliran sesat yang berhasil membuat ummatnya menangis terisak-isak bahkan sampai histeris. Tunjukkanlah sifat amanah dan bertanggung jawab atas dakwah yg kita sampaikan. Jangan sampai qt termasuk dlm ancaman Rosul SAW "Man kadzdzaba 'alaiyya muta'ammidan falyatabawwa' maq'adahu minannar" Barangsiapa berdusta atas namaku (Rosul SAW) maka bersiap2lah menenpati tempat duduknya di neraka.
    Jadi perlu ada rujukan yang ilmiah dalam setiap dakwah yg qt sampaikan, baik itu hadits, kisah, cerita, penafsiran Al-Quran, dan apapun yang diklaim berasal dari Islam.

    Mdh2an qt bs semakin cerdas dalam beragama di tengah kondisi beragama yang warna-warni.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nyantai aje akhi....
      dalam qoidah usul
      I'malu kalam aula min ihmalihi....

      Hapus
  25. semoga saja islam itu tetap jaya sampai akhir

    BalasHapus
  26. Afwan, Kisah diatas adalah dusta, tidak ada perawinya , tidak terdapat derajat periwayatannya, dan tidak terdapat pada kitab2 ulama ahlul hadits.

    http://rezalisni.wordpress.com/2010/09/27/hoaxbohong-kisah-pengemis-buta-yahudi-dan-rasulullah/

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg pentingkan ada hikmahnyaa.....

      Hapus
    2. Sama saja dengan ungkapan, makan apa saja yg penting kenyang..IQ???

      Hapus
    3. http://insan-awam.blogspot.com/2013/07/hadits-palsu-kisah-pengemis-yahudi-buta.html

      Hapus
  27. sungguh luar biasa pribadi rasulullah

    BalasHapus
  28. izin share ya kang... smoga bermanfaat :D

    BalasHapus
  29. wah cerita yang luar biasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. nih cerita lama gan,
      bru baca ya gan.... capedes

      Hapus
  30. Ya Alloh saya tidak bisa membendung air mata saya melihat akhlak rasulmu yang begitu mulia.

    BalasHapus
  31. terima kasih saudr atas ilmux saya terharu membaca cerita diatas smpai sy mntskan air mata melihat akhlak rasululloh yang sangat mulia

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama...
      thnx sudah mampir dan membaca disini..
      silahkan dishare ..

      Hapus
    2. okay ma' dhe' lakonah

      Hapus
  32. ma' ta' bisah copy
    oreng epaposang

    BalasHapus
  33. ALLAHUMMA SHALLI ALA MUHAMMAD WAALA ALI SYAIDINA MUHAMMAD,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. اللهم صلي على سيدنا محمد

      Hapus
  34. Yg mengatakan kisah itu dusta / g ada perawi nya perlu perbanyak belajar dan bc kitab,jgn kitab terjemahan apalagi versi wahabi..itu crt yg benar!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon disertakan perawi cerita supaya tidak menjadi fitnah…ana tunggu ya

      Hapus
    2. mukhasin...
      silakan anda cari sendiri...
      biar pinter hehehe

      Hapus
  35. Apakah kisah palsu atau asli .. yang pasti akhlak yg disampaikan dlm kisah tsb sangat baik untuk ditiru. hanya org2 yg tdk berakhlak saja yang melarang menyebarkn info yg yg luar biasa ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju sekali.....
      terimakasihhhh....

      Hapus
  36. Love u muhammad

    BalasHapus
  37. Hampir jatuh air mataku membaca kisah ini..

    BalasHapus
  38. Ingatlah menyebarkan hadis yang tidak ada sumbernya sama dengan berbohong atas nama Rasulullah s.a.w. dan ini adalah berdosa. Masih banyak cerita lain yang berdasarkan sumber-sumber yang shahih. Kenapa bukan itu yang digali dan diambil pelajarannya? Kenapa malah mengambil cerita yang entah darimana datangnya…?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terlepas dari apa martabat hadist dari kisah pengemis yahudi buta dan nabimuhammad ini
      cerita ini hanya sekedar cerita, saya sebagai orang yang repost cerita ini belum tahu pasti
      apa sebenarnya martabat hadist ini, atau itu mutawwatir, akhad, dhoiff atau bahkan maudu'
      saya belum mempunyai ilmu yg cukup untuk mengetahui tingkat hadist ini..
      jadi bagi siapa yang mengatakan bahwa hadist ini hadist maudu' ( Hadist palsu )
      tolong hargai mereka yang masih mencari secara terperinci tingkat kesahihan hadist ini\
      karna terkadang seorang ulama berbeda metode dalam penerapan tarjaih wa ta'dil dalam hadist hadist. mungkin yang sudah pernah mempelajari cabang ilmu ini pasti faham maksud saya..

      Jadi intinya, Stop mengatakan bahwa penulis sudah menyebarkan hadist palsu, dan perlu diingat
      ini hanya sebuah cerita yang dalam pepatah arab " Laisa khabaru kal Ayan" maksudnya
      terkadang suatu kabar/cerita itu tidak seperti apa yang sebenarnya terlihat..
      dan perlu diingat lagi cerita ini tidak berkaitan dengan hukum hukum yang kot'i dalam islam
      seperti penyelewengan aqidah dan lain-lain, yang berpotensi untuk menyesatkan pembaca

      jadi sudah jangan ribut, bagi yang yakin 100% ini hadist palsu mohon diclarifikasi dengan
      menulis artikel yang baik dan ilmiyah. jangan asal ngomen gak jelas dan gak ada solusi

      Terimakasih....

      Hapus
  39. Ingatlah menyebarkan hadis yang tidak ada sumbernya sama dengan berbohong atas nama Rasulullah s.a.w. dan ini adalah berdosa. Masih banyak cerita lain yang berdasarkan sumber-sumber yang shahih. Kenapa bukan itu yang digali dan diambil pelajarannya? Kenapa malah mengambil cerita yang entah darimana datangnya…?

    BalasHapus
  40. Begitu minimnya kemuliaan Muhammad sehingga umat2nya perlu mengarang2 cerita seperti ini..................

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan anda seperti si pengemis yahudi buta. Menganggap kebenaran sebagai pembohongan, sihir, atau pun kegilaan

      Hapus
  41. Tolong kasih tahu dari mana sumber hadits ini ya. Jangan-jangan ini dongengan doang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seharusnya kalo anda gentle jangan memakai nickname " ANONIM"
      itu sama aja anda penakut.. !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

      Hapus
  42. biarpun mengarang yg penting ada hikmahnya.. wkwkwk.. cara pikir yg menakjubkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahhaa
      setuju bener...
      lihat aja tuh..
      cerita motivasi,... 99% dikarang
      tapi tetap inspiratifff...haha

      Hapus
  43. Bismillaahirromaanirrohiim..

    Saudaraku semua,
    Assalaamu'alaykum wa rohmatullah wa barokaatuh..

    Sejak pertama kali membaca kisah ini sampai dengan berkali-kali saya membaca, saya selalu merasa takjub, terharu, dan semakin bertambah penghormatan saya kepada junjungan kita, Rasulullah Muhammad SAW.
    Alangkah mulianya Beliau.. Alangkah besar cinta Beliau kepada semua umat manusia, di sepanjang hidupnya.

    Saya sangat bisa memahami banyak sekali dari kita yang mempermasalahkan kesahihan kisah ini, dengan alasan kita tidak boleh berdusta atas nama Beliau yang tidak ada lain kecuali neraka sebagai balasannya. Bahkan banyak sekali yang menyarankan menghentikan menyebarkan "kisah yang dianggap dusta" ini, demi alasan pemurnian sunnah, larangan pendustaan atas Rasulullah, dan logika yang lain.. Saya dapat memahami semangat ini. Demi kecintaan kita kepada Beliau Rasullah SAW..

    Namun..
    Diantara semangat pemurnian, pembelaan, dan cinta kita kepada Beliau, untuk tidak menyebarkan 'kisah yang dianggap dusta' ini, tidak bisa saya pungkiri, saya melihat sebuah hikmah besar dari kisah ini. Saya membaca betapa banyak dari kita yang merasakan takjub, terharu, berlinang air mata, dan semakin dalam rasa cinta kepada Beliau, setelah membaca 'kisah yang dianggap dusta' ini. Seakan kisah ini telah berhasil menyihir perasaan dan hati para pecinta Rasulullah SAW untuk semakin dalam mencintai Beliau. Dan perasaan itu saya yakin telah berhasil memberikan kekuatan dan semangat untuk dapat sekuat tenaga meniru kemuliaan beliau, menjadi rahmat untuk seluruh alam. Banyak sekali dari mereka hanya bisa tunduk, bertasbih, bertakbir, dan bersholawat atas junjungan kita Rasulullah SAW diantara hisak dan linangan air mata. Kisah ini juga ditullis kembali oleh saudara kita Tasaro GK, dalam novel risalah Beliau Rasulullah, "MUHAMMAD" yang menjadi best seller yang telah dibaca oleh begitu banyak pembaca.

    Bahkan saya juga membaca, banyak saudara kita yang bukan muslim, akhirnya bersyahadat setelah membaca 'kisah yang dianggap dusta' ini.

    Kita semua meyakini, sepanjang sisa 20 tahun umur Beliau, Rasulullah berjuang dengan seluruh hidupnya, lahir dan bathin, hanya untuk mengajak semua umat manusia untuk bersyahadat.. Melihat hikmah ini, saya menjadi ragu..

    "Apakah Allah, Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang bagi segenap makhluk-Nya, akan ridlo memasukkan hamba-Nya yang telah menebar 'kisah dusta' ini ke neraka? Padahal dengan 'kisah dusta' ini banyak orang bersyahadat.. Dan banyak orang semakin bertaqwa kepada-Nya..?

    Saudaraku semua,
    Mohon maafkan saya jika tulisan saya telah menyakiti hati dan perasaan anda semua yang menentang penyebaran kisah ini..

    Yaa Allah.. Mohon ampuni kami.. Wahai Sang Maha Pengampun.. Jika Engkau berpaling, kepada siapa kami akan berserah diri..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah...
      menginspirasi sekalio komentarnya....

      Hapus
  44. Hanya orang bodoh mengatakan kisah keteladanan ini dibilang palsu.. Mereka yg memvonis hadits ini palsu adalah mereka yg belajar ilmu hanya dengan akal2an saja tapi tidak memahami ilmu dengan hati... Kalau mereka kita tanya balik, mereka tahu tidak sholat yg mereka kerjakan tahu tidak haditsnya apa terus mereka hafal atau tidak sanadnya sampai ke Rosulullah. Mereka adalah orang yg tidak MENGHARGAI ILMU yang sudah diajarkan oleh para Ulama terdahulu. Mereka orang tidak memiliki ADAB dalam BERILMU

    BalasHapus
  45. Maaf sebelumnya. Tetapi kisah yg saya dengar agak sedikit berbeda dari kisah anda. Jadi seperti ini letak perbedaannya :
    Si pengemis Yahudi buta tersebut selalu berkata: "Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya". Mendengar perkataan tersebut, Abubakar yang hendak menyuapi pengemis itu menjadi marah. Sehingga Abubakar menyuapi pengemis dengan kasar (bahasa jawanya: didublak). Disitulah pengemis sadar bahwa yg menyuapi bukanlah orang yg biasa menyuapinya.
    Jadi begitu perbedaannya. Saya agak terkejut setelah membaca kisah dari anda, bahwa beliau melumatkan dahulu makanan dengan mulut beliau lalu disuapinya pengemis itu langsung dari mulut beliau

    BalasHapus



C.R.I ( robbie-alca.blogspot.com ) Silahkan berkomentar dibawah ini sahabat2 yang baik dan budiman, jika sahabat pengen share, Silakan di share aja yach, Sharing Is Caring ^.^


Sukses selalu Sobat-sobatku