Suatu hari ada Seorang yang masih sangat muda bekerja menjadi karyawan di sebuah kantor, pemuda ini sering sekali mengeluhkan tentang ka...
bekerja menjadi karyawan di sebuah kantor,
pemuda ini sering sekali mengeluhkan tentang karir
dan pekerjaannya selama ini, karena Ia merasakan bahwa setiap kali bekerja, tidak mendapatkan kepuasan. Selain karir tidak pernah naik,
begitu pula gajinya selama ini tidak seperti yang diharapkan
Atas dasar itulah pemuda ini sering sekali pindah pekerjaan
dan mencari pekerjaan baru yang sesuai dengan kepuasan hatinya
Karena menurutnya hanya dengan cara itu ia bisa memperoleh pekerjaan
yang dengan sangat tenang ia jalani.
akan tetapi Setelah sekian lama ia berganti pekerjaan,
bukannya kebaikan yang ia dapat namun hany penyesalan2
yang sering ia dapatkan.
Setiap kali sang pemuda pindah pekerjaan
kepekerjaan yang Ia rasa layak,
si pemuda tetap saja merasa tidak cocok
dan begitu banyak kendala yang didapatkan. and So on..
Suatu ketika, Si pemuda berjumpa dengan sohib lamanya.
Abdy namanya, Abdy sendiri sudah menduduki posisi direktur
disebuah perusahaan yang sangat ternama
Dengan agak segan, si pemuda bertanya, bagaimana cara
si Abdy memperoleh kedudukan dalam perusahaannya
dalam usia yang masih relatif muda
"Kamu dekat dengan bosmu ya?" Tanya si pemuda penasaran.
Si Abdy hanya tersenyum. Ia tahu, si pemuda curiga padanya
bahwa posisi saat ini dikarenakan faktor koneksi.
"Memang, aku dekat dengan bos aku." Jawab Abdy,
"Tapi aku juga dekat dengan semua orang di kantorku.
Bahkan, sebenarnya aku berhubungan dekat dengan semua orang,
baik dari yang paling bawah sampai paling atas. Kamu curiga ya?
Aku bernepotisme karena bisa menduduki posisi tinggi dalam waktu cepat?"
Dengan malu, pemuda itu segera meminta maaf,
"Bukan itu maksud aku. Aku sebenarnya kagum dengan kamu.
Masih muda dan seusia aku, tapi punya prestasi yang luar biasa
sehingga bisa jadi direktur muda." Setelah menceritakan keadaannya sendiri,
si pemuda kembali bertanya, “Kawan, apa sih sebenarnya rahasia sukses kamu?”
Dengan tersenyum bijak si kawan menjawab, "Aku tak punya rahasia apapun.
Yang kulakukan adalah mengaktualisasikan diriku atau fokus pada kekuatan yang aku punyai,
dan berusaha mengurangi kelemahan-kelemahan yang aku miliki.
Itu saja yang kulakukan. Mudahkan?" "Maksudmu bagaimana?"
"Aku pun sebenarnya pernah mengalami hal yang sama denganmu,
merasa jenuh dengan pekerjaan yang ada dan juga tak bisa naik jabatan.
Namun, suatu ketika, aku menemukan bahwa ternyata
aku punya kemampuan lebih di bidang pemasaran.
Maka, aku pun mencoba untuk fokus di bidang pemasaran.
Aku menikmati bertemu dengan banyak orang.
Selain itu, aku pun mencoba terus belajar
untuk mengusir kejenuhan pada pekerjaan.
Dan, inilah yang aku dapatkan."
Sahabat..
Tumbuhkan Loyalitas, Menjadi Terbaik
Jika kamu sudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan hatimu
lakuanlah yang terbaik untuk pekerjaanmu itu, tumbuhkan loyalitas
yang penuh untuk pekerjaan yang kamu tekuni, karena dalam ketekunan
segalanya akan menjadi lebih baik...
Tumbuhkan Loyalitas, Menjadi Terbaik
Jika kamu sudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan hatimu
lakuanlah yang terbaik untuk pekerjaanmu itu, tumbuhkan loyalitas
yang penuh untuk pekerjaan yang kamu tekuni, karena dalam ketekunan
segalanya akan menjadi lebih baik...
Tapi jika kamu belum mendapatkan
pekerjaan sangat sesuai dihatimu
cobalah untuk melihat dalam diri kamu,
apa kelemahan2 dan potensi diri kamu,
setelah itu coba minimalisir segala kekurangan diri
agar bisa menjadi yang terbaik
dan jika kamu akhirnya mendapatkan peluang pekerjaan
yang sesuai dengan potensi diri yang kamu punya
jangan pernah kamu tunda lagi, Kerjakan dengan kemampuan terbaikmu
Kang Robby
Shared By: Blog Kang Robby