Kali ini @Blog Kang Robby Akan menginspirasi sobat2nya dengan sebuah cerita renungan inspiratif tentang perjalanan seorang ibu menuju ...
Akan menginspirasi sobat2nya
dengan sebuah cerita renungan inspiratif
tentang perjalanan seorang ibu
menuju tempat kediaman putra tercintanya
Pada suatu hari ada seorang ibu yang menumpang
perahu layar untuk menemui akan tersayangnya
yang sedang menuntut ilmu,Tanpa disangka
badai dan obak dihari itu sangat ganas
sehingga perahu layar tersebut berjalan
tak tentu arah dan akan tenggelam.
Semua penumpang menjadi panik
ada yang berteriak-teriak
ada yang mencari pelampung
malah sudah ada yang loncat
terjuan keair mencari tempat
untuk menyelamatkan diri
Dalam keadaan yang sudah kacau balau tersebut,
hanya ada satu orang yang tidak panik dialah
ibu itu si ibu tetap duduk dengan tenang sambil sesekali
menengadahkan wajah dan tangannya ke atas dengan bibir komat-kamit.
berdoa kepada ALlah SWT yang memiliki kekuasaan atas hidup dan mati seseorang
Seorang awak kapal ternyata memperhatikan
si ibu tua itu dan kemudian ia mendekati
seraya berkata :" Ibu apa yang sedang engkau
lakukan, mengapa ibu diam saja dan tidak berusaha untuk
menyelamatkan diri"?
Lalu sang ibu memndang awak kapal itu dengan senyum
yang sangat ikhlas dan tenang, lalu dia
berkata :" apakah yang dapat aku lakukan disaat
seperti ini.."?
Awak kapal menjawab :" pergilah cari pelampung
atau masuklah ke sekoci bersama dengan penumpang yang lain
" Si ibu kembali bertanya.." apakah dengan kondisiku
yang sudah tua dan tidak bertenaga ini akan mampu berebut
pelampung atau mampu bertahan untuk saling mendorong di dalam
sekoci yang sekecil itu..?
apakah kapal ini tidak
lebih besar dari sekoci itu
untuk tempat berteduk dan berlindung.."?
lalu sang awak kapal menjawab :" ibu, kapal ini akan tenggelam karena
sudah terlalu banyak air laut yang masuk"
Kemudian si ibu menjawab :" aku sangat berbahagia
untuk tetap tinggal di kapal ini, karena sekoci
dan pelampung itu tidak akan pernah sampai ke
daratan yang akan kita tuju,
karena mereka tidak akan kuasa menentukan
arahnya, sementara Jikalau Tuhan mngijinkan kapal ini bertahan,
maka akan sampailah kita ke daratan tujuan
kita dan aku akan bertemu dengan anakku
yang kucintai yang sedang menungguku disana".
Si awak kapal bingung dan kembali bertanya
:" bagaimana sekiranya kita tidak mampu untuk
meneruskan perjalanan dan kita putar haluan
untuk kembali..?"
si ibu menjawab :" aku juga akan berbahagia,
karena aku akan kembali berkumpul dengan
suami ku yang sedang menunggu ku di
rumah.."
Lalu si awak kapal
kembali bertanya:"
Bagaimana kalau kapal ini tenggelam
dan kita akan mati ditelan ombak
badai..?"
si ibu kembali menjawab
dengan tenang dan senyum :" aku juga
akan tetap berbahagia,
karena aku akan bertemu
dengan anakku yang telah lama
pergi menghadap SangPenciptanya".
Seketika itu sang
awak kapal baru
tersadar..,
ternyata ketabahan ibu ini sungguh luar biasa,
lalu dengan tangan yang lembut ia menuntun
ibu tua itu untuk masuk menuju ruang awak
kapal serta berkata "
Terimakasih
Ibu, engkau telah memberiku pelajaran
yang sangat berharga, bahwa hidup harus dihadapi dengan
ketenangan jiwa dan
terutama penyerahan diri kepada Tuhan Sang Pencipta"
~ Senyum ~
Author Unknown
Kang Robby