Semoga Siang ini Sahabat @blog Kang Robby diberikan anugrah kesehatan dan kebaikan dunia oleh Allah SWT, ada sebuah Cerita Renungan In...
diberikan anugrah kesehatan dan kebaikan dunia
oleh Allah SWT, ada sebuah Cerita Renungan Inspiratif
tentang seorang gadis yang cantik cerita ini berasal dari negri cina,
nama gadis cantik itu adalah Lili. Lili yang baru saja menikah
dengan suami tercintanya harus merelakan dirinya untuk tinggal
bersama mertua yang menurutnya adalah suatu bencana besar
itu semua karena ketidak cocokan sifat mereka yang selalu saja bertentangan
Dan hari pun berganti hari, Bulan berganti bulan. Tapi Li-Li dan ibu
mertuanya tak pernah berhenti berdebat dan bertengkar dan berdebat
Lili sayang tidak suka dengan adat kuno Cina yang mengharuskan
ia untuk selalu menundukkan kepala untuk menghormati mertuanya
dan mentaati semua kemauannya. Sedangkan mertuanya tidak pernah menyukainya
Suami Lili pun sedih, tapi dia hanya bisa berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa
agar Istri dan Ibunya bisa rukun.
Karena sudah tidak tahan dengan tingkah ibu mertuanya
Lili berniat meracuni si Ibu mertua itu, dengan pergi
ketempat tabaib yang bernama Sinshe Wang, Wang termasuk
tabib yang paling handal di kota itu, dan satu lagi dia
sangat penyayang dan baik hati dan terkenal Bijak
Maka Wang berkata, "Li-Li, saya mau membantu
kamu menyelesaikan masalahmu, tetapi
kamu harus mendengarkan saya
dan mentaati apa yang saya sarankan."
Li-Li berkata, "baik pak Wang, saya akan mengikuti
semua saran yang bapak katakan"
Sinshe Wang menggenggam sebungkus ramuan. Ia berkata kepada Li-Li,
"Kamu tidak bisa memakai racun pembunuh yang sangat keras dan mematikan,
untuk meyingkirkan ibu mertuamu, karena hal itu akan membuat semua orang menjadi curiga.
Oleh karena itu, saya memberi kamu ramuan beberapa jenis tanaman obat yang secara
perlahan-lahan akan menjadi racun di dalam tubuhnya.
Sinsh melanjutkan,?
Nah Setiap hari, kamu harus menyediakan makanan yang lezat
dan masukkan sedikit ramuan obat ini ke dalamnya.
Kamu juga harus bersikap lembut dan bersahabat dengannya.
Jangan berdebat lagi dan, taati semua kehendaknya, dan
kalo bisa kamu perlakukan dia seperti seorang ratu."
Li-Li yang sudah tidak sabar ingin menjalankan misinya sangat senang.
Ia berterima kasih kepada pak Wang dan buru-buru pulang ke rumah
Minggu demi minggu, bulan demi bulan pun berlalu. Setiap hari Li-Li
melayani mertuanya dengan makanan yang enak-enak, yang
sudah "dibumbuinya".
Ia mengingat semua petunjuk dari Sinshe Wang tentang hal
mencegah kecurigaan. Maka ia mulai belajar untuk mengendalikan amarahnya,
mentaati perintah ibu mertuanya,
dan memperlakukannya seperti ibunya sendiri.
Setelah enam bulan lewat, suasana di dalam rumah itu berubah secara drastis.
Li-Li sudah mampu mengendalikan
amarahnya sedemikian rupa sehingga ia menemukan dirinya
tidak pernah lagi marah atau kesal. Ia tidak pernah berdebat
lagi dengan ibu mertuanya selama
enam bulan terakhir karena ia mendapatkan bahwa ibu mertuanya kini tampak lebih
ramah kepadanya.
Sikap si ibu mertua terhadap Li-Li telah berubah, dan mulai
mencintai Li-Li seperti puterinyasendiri.
Ia terus menceritakan kepada sahabat karibnya dan sanak
familinya bahwa Li-Li adalah menantu yang paling dan
tidak ada duanya didunia ini. Li-Li dan ibu mertuanya saling memperlakukan
satu sama lain seperti layaknya seorang ibu dan anak yang sesungguhnya.
Suami Li-Li sangat bahagia menyaksikan semua yang terjadi.
Suatu hari, Li-Li pergi menjumpai Sinshe Wang
dan memohon agar mencegah supaya racun
yang Ia berikan kepada ibu mertua
saya tidak sampai membunuhnya!
Ia telah berubah menjadi seorang wanita
yang begitu baik hati, perhatian kepadanya
sehingga LiLi sangat mencintainya
seperti kepada ibunya sendiri.
Lili tidak mau ia mati karena racun
yang diberikan kepadanya."
Sinshe Wang tersenyum. "Li-Li, jangan khawatir tidak ada yang.
sungguh Saya tidak pernah memberi kamu racun untuk membunuhnya.
Ramuan yang saya berikan kepadamu itu hanyalah ramuan
penguat badan untuk menjaga kesehatan beliau.? Satu-satunya
racun yang ada, adalah yang terdapat di dalam pikiranmu sendiri,
dan di dalam sikapmu terhadapnya
sekarang kamu sudah menjernihkan fikiran kamu
dan menjadi sosok yang sangat berarti dalam hidup
mertua kamu
Renungkanlah...
bahwa sebagaimana kamu memperlakukan orang lain maka
demikianlah persis bagaimana mereka akan memperlakukanmu?
Mulailah Untuk Mencintai orang lain dengan sepenuh hati
Insya Allah orang itu akan mencintaimu lebih dari kamu mencintainya
Ada pepatah Cina kuno:
"Orang yang mencintai orang lain, akan dicintai juga sebagai balasannya."
~ Smile ~
Sahabat
semoga cerita ini menginspirasi kita untuk lebih tabah
dan sabar, tidak berhenti berbuat baik kepada orang lain
saya pernah menulis diblog ini tentang cerita yang
berjudul" orang baik akan dicintai"
walaupun terkadang kebaikan yang kita lakukan
dimanfaatkan orang lain, tapi tetap saja
kebaikan yang kita lakukan akan menjumpai kita
diakhirat kelak, dialah cahaya yang menerangi gelapnya kubur
Unkown Author
Kang Robby