Semoga Sahabat @Blog ini dalam keadaan yang baik dan diberi anugrah kesehatan oleh Allah SWT ada sebuah Cerita renungan Inspiratif , yan...
dan diberi anugrah kesehatan oleh Allah SWT
ada sebuah Cerita renungan Inspiratif, yang Insya Allah
bisa menginspirasi kita semua untuk sabar menghadapai
segala macam rintangan yang menerpa.
Pada suatu masa, ada buku dengan kertas yang putih
bersih tidak ada ukiran seni sedikitpun binggung dan sedih
dengan kenyataan yang dialaminya, setelah Ia keluar dari
sebuah pabrik. Ia merasa bentuknya tidak ada
daya tarik sedikitpun sedangkan teman2
buku lainnya memiliki ukiran
yang indah yang tidak dimilikinya.
Maka terjadilah dialog diantara buku-buku
“Kok aku beda yach?” tanya si buku dengan kertas putih
ke buku-buku yang lain. “Beda?” sergah salah satu buku tulis bergaris.
“Iya. Coba perhatikan, kamu tercetak dengan garis-garis teratur.
Ada yang kotak-kotak. Yang lainnya lagi bahkan
ada yang tertulis dengan huruf berwarna disertai kartun lucu,” ucapnya bersemangat.
“Sementara aku? Boro-boro kartun lucu, satu garis pun tak ada”
Huffftttt.
“Jadi, kamu tak terima ya?” tanya buku bergaris teratur,
lembut. “Tentu saja! Ini sungguh tidak adil!”
sergah si buku dengan kertas putih begitu spontan.
Semua terdiam. Semua jenis buku tulis mulai
ambil jarak dengan buku yang lagi marah tersebut.
Mereka khawatir kalau ketidakpuasan
bukan sekadar gugatan, tapi berubah jadi tindakan
yang membahayakan kebersamaan mereka semua. Hingga...
Datanglah seorang anak manusia mengambil buku dengan kertas putih
bersih itu dengan tangan kecilnya. Si anak memandanginya dengan serius
dan sedikit berkedip. Entah apa yang dilakukan,
beberapa menit kemudian, buku yang tadinya putih bersih
itu telah berubah menjadi buku yang indah
penuh warna yang memikat siapa saja yang memandangnya.
Saat Si anak pergi kembali kekamarnya, beberapa buku lain
datang menghampiri. Semua terperanjat. Karena buku yang tadinya tidak
mempunyai seni apapun, kini berubah menjadi buku yang indah sekali.
“Alamak indah nian kau!” gumam semua buku tulis begitu kagum.
Saat itulah, sang buku yang tadinya marah dengan keadaannya.
kini dia menyadari, bahwa apa yang telah Ia fikirkan tentang dirinya
selama ini semuanya salah. Dengan kertas putih bersih
yang melekat dalam dirinya itu bukan ketidakadilan.
Tapi Anugrah terindah yang Ia miliki dalam hidupnya.
“Ah, aku rupanya buku gambar!” ucap si buku putih sambil tersenyum.
Sahabat
Hidup yang kita jalani ini penuh warna.
Dan jika kita mengamati hampir tak ada
yang sama pada ciptaan Allah.
Walaupun, kita sama-sama manusia.
pasti akan banyak perbedaan yang kita alami
Ada yang kaya, sederhana, dan miskin harta.
Ada yang cantik, tampan; ada pula yang biasa saja.
Ada yang berhasil dan sukses, tidak sedikit yang merasa gagal.
Terkadang Kita mengambil pandangan
dari sudut yang sempit. Bahwa, kegagalan
adalah sebuah ketidakberdayaan.
dan merasa belum tampaknya peluang-peluang berkarya
adalah ketidakadilan. Hingga, jodoh tidak kunjung datang
sebuah hukuman.
Sahabatku
Selalu Ada hikmah dalam setiap kejadian
karena itu mari sama-sama kita cermati dan pelajari.
Karena boleh jadi, di balik kegagalan ada rahasia kesuksesan.
Di balik sempitnya peluang, ada ujian kemampuan.
Di balik jodoh yang tak kunjung datang, ada pendidikan kemandirian.
Dan di balik kehidupanmu yang putih bersih,
ada peluang warna-warni keindahan goresan kehidupan.
Kang Robby