Ketika Cahaya menerangi langkah seseorang ada ketenangan yang merasuk dalam hatinya itulah cahaya hidayah yang Allah berikan kepada manu...
ada ketenangan yang merasuk dalam hatinya
itulah cahaya hidayah yang Allah berikan kepada manusia
yang menggunakkan akalnya untuk melihat kebenaran dari tuhannya.
Mendekatlah kepada Allah SWT
tuhan yang menciptakan kita,
mari kita lihat ciptaan-ciptaannya
yang terbentang luas dimuka bumi ini.
Sehingga kita sadar, siapa sebenarnya kita
dan kemana kita akan kembali..
Allah memberi kita karunia Akal
agar kita bisa menuju jalan cahaya
cahaya kebenaran yang bermuara
pada kehidupan akhirat yang kekal dan abadi
Tapi bukan namanya manusia jika selalu taat
karena manusia juga diciptakan dengan hawa nafsu
maka mereka yang menjadikan hawa nafsu
sebagai tuhannya, hanya akan menambah kesesatan
dalam dirinya sendiri, jika sudah demikian
akal yang tadinya sebagai sarana untuk mengenal Tuhannya
kini menjadi malapetaka yang pada akhirnya membuatnya
menjadi hamba yang sesat dari jalannya
Allah SWT berfirman,
” Maka pernahkah kamu melihat orang
yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya,
dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya
dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya
dan meletakkan tutupan atas penglihatannya?
Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk
sesudah Allah (membiarkannya sesat).
Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
“ ( QS. Al Jaatsiyah : 23 )
Tidak semua orang yang berilmu
mendapat hidayah Allah SWT
terkadang Ilmu yang dimilikinya
hanya menambah kesesatan demi kesesatan
kepada Tuhan yang menciptakan dirinya
begitulah jika mereka yang bertambah ilmunya
tapi tidak bertambah imannya, tidak ada sedikitpun
kedekatannya kepada Tuhannya, yang ada hanya
kian jauhnya dia dari Allah SWT
Imam Al-Ghazali pernah mengatakan,
" Akal ibarat penglihatan
dan hukum Tuhan ibarat cahaya "
Bagaimana seseorang akan mampu melihat
dengan jelas pada malam yang tidak ada cahaya?
kita manusia memerlukan pelita agar hidup
yang kita jalani ini mempunyai tujuan yang jelas
bukan hanya tujuan semu yang berorientasi pada dunia semata
Sahabat..
Mari kita berfikir terbuka
ambil hikmah dari siapa saja
tidak kenal setatus orang itu apa
selagi apa yang terucap & tertulis
darinya itu bermanfaat,
jangan pernah ada keraguan
untuk mengambil hikmah darinya
Dalam hidup ini, kita punya satu hati
hati yang diciptakan oleh Allah SWT
untuk mendeteksi baik atau buruknya
suatu perbuatan yang ada didunia ini
boleh saja akal menentukan
baik atau buruknya sesuatu
tapi coba biarkan hati kita
yang menentukannya,
agar kita bisa selamat
dari tipu daya iblis
yang menyesatkan..
Rasulullah pernah bersabda,
“Sesungguhnya di dalam diri manusia
ada segumpal darah (hati), apabila hati itu baik
maka baik pula seluruh diri dan amal perbutan manusia
dan apabila hati itu rusak maka rusaklah seluruh diri
(amal perbuatan manusia tersebut). Ingatlah,ia adalah hati”.
(HR Bukhari & Muslim).
Semoga Artikel Renungan Hikmah singkat ini bisa menginspirasi
sahabat @cerita renungan inspiratif agar selalu ingat kehidupan akhirat^^
Kang Robby